Welcome

Search

Minggu, 22 April 2012

Pendaftaran MABUR.COM

MABUR.COM ( MASIVERS CIBUBUR Community ) ™Bagi kalian yang ingin bergabung dengan Masivers Cibubur Community (MABUR.COM), bisa langsung menghubungi nomer dibawah ini :

Contact Us :
02196766048 ( JOVAN )
083899754911 ( HERY )

Terima Kasih :)

Rabu, 07 Maret 2012

Boyband Jadi Penyemangat




d'Masiv
Industri musik Indonesia saat ini dipenuhi dengan maraknya boyband dan girlband. Saat marak boyband dan girlband baru bermunculan mewarnai pentas. Lantas bagaimana nasib para band atau musisi lainnya.
Di tengah gencarnya deman boy/girlband para solois atau band masih tetap eksis dalam berkarya. Salah satunya adalah dMasiv yang akan meluncurkan album terbarunya pada bulan Februari nanti.
Frontman dMasivRyan mengatakan bahwa demam boy/gorlband yang melanda tak menyurutkan langkah dMasiv untuk berkarya. Dengan adanya fenomena ini dijadikan d Masivsebagai penyemangat dalam membuat karya.
"Persaingan secara sehat ada, d Masiv jadi penyemangat itu harus bisa lebih baik, fenomena boysband dan girlband di Indonesia itu penyemangat, yang penting karya," ujarnya. Industri yang berpihak kepada boyband dan girlband juga tak membuat gentar dMasiv. Mereka mengaku mempunyai strategi untuk menyiasati. "Pasti ada biar tetap eksis, karya dan promosi yang bagus, berharap seperti album pertama dan kedua," tukasnya saat dijumpai di RCTI, Jakarta Barat, Selasa

Pemesanan CD

Mau jadi orang pertama yang punya album ke-3 d'Masiv???


Untuk kalian yang suka sama lagu d'Masiv, kalian sudah bisa memesan "Special Packaging" album terbaru dari d'Masiv (Edisi Terbatas), Buruan pesan!!! Pemesanan Hanya Pada Tanggal 16-02-2012 Sampai Tanggal 20-02-2012

Pemenang Masivers Award

Akhirnya keputusan sudah di ambil dan di tetapkan siapa saja yang mendapatkan Masivers Award. Hasil keputusan adalah real dari beberapa data yang masuk ke d'Masiv, seleksi bertahap di lakukan untuk benar-benar menentukan siapa yang layak dan menyandang gelar dari beberapa nominasi Masivers Award.
Pemenang Masivers Award
ENO ( MASKARA )MASIVERS Paling Setia
HENDRA ( GORONTALO )MASIVERS Paling Rajin
MASIVERS MAKASARMASIVERS Paling Kompak
DAFA ( CILEDUG )MASIVERS Paling Ekspresif
ICCA ( CILEDUG )MASIVERS Paling RBT
ANDRULMASIVERS Paling Lengkap
DIK-DIK ( SUMEDANG )MASIVERS Paling d'Masiv
PEPPY ( JAMBI )MASIVERS Paling Senior
MIRA ( MASKARA )MASIVERS Paling Junior
Selamat Kepada Semua Para Pemenang, Bagi yang belum beruntung jangan kecewa yah, Dan tetap setia kepada d'Masiv.

Proses Pengiriman CD Special Packaging


Tanggal terakhir pemesanan sudah lewat, saat nya team merchandise bersibuk-sibuk ria untuk packing ribuan CD untuk di kirim ke berbagai daerah di seluruh NUSANTARA. Wah ga kebayangkan ribuan cd dikirim serempak. Sebelum CD di packing sebelum nya di tandatangani terlebih dahulu oleh semua personil d'Masiv, banyak nya CD tidak buat mereka lelah atau cape justru malah tambah semangat untuk tanda tangani ribuan CD tersebut. "AYooo Mana Lagi CD nya ,,, Semangat ... Semangat" Teriak Rian Saking bersemangatnya.
"Ribuan CD malah buat kami semangat tandatangani nya, Soalnya sekarang ini antusia seseorang untuk beli Original CD agak susah, jadi ini adalah anugrah bagi kami di ALbum 3 ini, pokoknya SEMANGAT ... "Tambah Rama. Wow mereka benar-benar semangat waktu penandatangan CD.
CD ini nanti nya akan di kirim ke seluruh Nusantara secara serempak. Jadi buat para masivers di harap bersabar yah karena banyak nya pemesanan CD dan proses packing yang begitu banyak. Team merchandise akan berusaha secepat dan sebaik mungkin untuk kalian .

Paket Special Packaging Album Persiapan

Proses pengiriman sedang berlangsung, pasti kalian yang sudah pesan dan transfer penasaran yah menunggu dan sudah tidak sabar ingin mendapatkannya. Ya jelas sekali karena di Album Special Packaging ini berbeda dengan Cd yang di jual di pasaran, hhhmmm.... Apa si yang membuat berbeda dengan pasaran,.

Cd dengan Hardcover
Cd di tandatangani oleh Personil d'Masiv Langsung
Mendapatkan Stiker Sablon
Mendapatkan Stiker Cutting
Untuk lebih jelasnya yang kalian dapatkan nanti nya sewaktu penerimaan CD seperti gambar ini
Proses pengiriman sedang berlangsung, pasti kalian yang sudah pesan dan transfer penasaran yah menunggu dan sudah tidak sabar ingin mendapatkannya. Ya jelas sekali karena di Album Special Packaging ini berbeda dengan Cd yang di jual di pasaran, hhhmmm.... Apa si yang membuat berbeda dengan pasaran,.
  • Cd dengan Hardcover
  • Cd di tandatangani oleh Personil d'Masiv Langsung
  • Mendapatkan Stiker Sablon
  • Mendapatkan Stiker Cutting
Untuk lebih jelasnya yang kalian dapatkan nanti nya sewaktu penerimaan CD seperti gambar ini


Minggu, 12 Februari 2012

Tak Hapal Lagu God Bless, Heydi Ibrahim Tempuh Cara Ini

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Heydi Ibrahim, vokalis Power Slaves itu, menulis lirik lagu milik God Bless berjudul Pemburu Ilusi di tangan kirinya. Ia sengaja menuliskannya di tangan kiri dengan spidol, karena memang belum menghapal lirik lagu tersebut.
Namun, ia dan bandnya harus tampil membawakan lagu itu dalam acara penggalangan dana pengobatan untuk Donny Fattah, basis God Bless, band rock legendaris Indonesia. Acara bertajuk Dari Musisi untuk Musisi itu, berlangsung di Cafe Rolling Stone, Jalan Ampera, Jakarta Selatan.
Maklum, Heydi mengaku agak kesulitan menghapal karena belum pernah mendengar lagu itu sebelumnya. Makanya, ia masih sangat asing dengan lagu tersebut. Berbeda dengan Semut Hitam atau Srigala Jalanan , yang acapkali diputar di radio-radio di zamannya itu.
"Soalnya, aku pernah nggak pernah tahu," ucapnya, saat ditemui di Cafe Rolling Stone, di Jalan Ampera, Jakarta Selatan. Karena lirik lagu itu, tato di tangan kirinya jadi kelihatan lebih ramai.
Malam itu, puluhan musisi dari tiga generasi berkumpul di sana. Sebut saja Yockie Suryo Prayogo, Iwan Fals, Oddie Agam, Eet Sjahrani (Edane), D'Masiv, Geisha, Elpamas, Oppie Andaresta, Seven Years Latter bersama Doddy Katamsi, Bangkit Sanjaya, Raksasa, Gigi, Piyu 'Padi', Bagus (Netral), Iwang Noorsaid, Ervin (Edane), dan masih banyak lagi.
Tak Hapal Lagu God Bless, Heydi Ibrahim Tempuh Cara Ini
Diakuinya lagu itu bukan pilihannya. Tiba-tiba, ia dan bandnya diminta menyanyikan lagu yang liriknya menggetarkan itu. Tak mau banyak cingcong, ia dan bandnya langsung berlatih selama tiga hari sebagai persiapan acara penggalangan dana tersebut.
Heydi memang cuek. Ia tidak mau ambil pusing apalagi sampai mengeluh karena kesulitan menghapal lagu Pemburu Ilusi itu. "Kena keringat, nanti juga hilang," ucapnya enteng.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh- Terjun ke Dunia Politik? No Way, It’s Very Complicat

Kabarnya Bapak suka banget dengerin lagu-lagu band D’Masiv ya? Iya. Ha ha ha. Saya suka sekali dengan lagu-lagu mereka, apalagi yang berjudul Syukuri Apa Yang Ada. Saya suka lagu yang bisa menyentuh.Saya bukan seniman,tapi saya bisa merasakan energi sebuah lagu karena banyak sekali lagu yang enak, tapi tidak masuk di hati. Ada lagu yang bisa masuk ke perasaan, menyentuh, hingga bisa mengingatkan kita dan memotivasi. Prinsipnya, memang tidak ada hidup yang tanpa persoalan. Selain D’Masiv, saya juga suka lagu dari The Mercy yang judulnya Ayah dan lagu Ku Yakin Sampai di Sana milik Rio Febrian. 




Kapan Bapak bisa menikmati mendengarkan lagu-lagu bagus? 


Kapan saja. Biasanya kalau sedang membaca. Saya suka membaca buku-buku tasawuf dan pengembangan SDM (sumber daya manusia) sebagai hobi. Saya orang yang sangat menikmati hidup. Makanya, saya juga senang makan. Kalau pulang kampung ke Surabaya, selain silaturahmi dengan Emak saya, saya juga menyempatkan diri cari sarapan, makan siang,dan makan malam di luar. Dari soto ayam hingga soto jeroan dan sate kerang saya makan.Ayam goreng, kambing guling, rujak, dan duren, saya sangat menikmatinya. Tidak ada makanan yang saya pantang.Namun, intinya adalah jangan makan sesuatu yang berlebihan.

Musisi Tiga Generasi Berkumpul Untuk Donny Fattah

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Musisi dari tiga generasi berkumpul di Cafe Roling Stones, di Jalan Ampera, Jakarta Selatan. Mereka berkumpul sebagai bentuk solidaritas terhadap Donny Fattah, basis God Bless, band rock legendaris Indonesia, yang sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat gangguan jantung. Acara itu, bertajuk 'Dari Musisi untuk Musisi'.
Musisi Tiga Generasi Berkumpul Untuk Donny Fattah
Melalui acara itu, mereka menggalang dana untuk pengobatan Donny melalui pertunjukan musik. Sama sekali tidak ada sekat. Musisi tua dan muda berbaur. Mereka beraksi di atas panggung secara bergiliran.
Yang tampil sebut saja, musisi seperti Yockie Suryo Prayogo, Iwan Fals, Oddie Agam, Eet Sjahrani (Edane), D'Masiv, Geisha, Elpamas, Oppie Andaresta, Seven Years Latter bersama Doddy Katamsi, Bangkit Sanjaya, Raksasa, Gigi, Piyu 'Padi', Bagus (Netral), Iwang Noorsaid, Power Slaves, Ervin (Edane), dan masih banyak lagi.
Sebagian besar di antara musisi tersebut membawakan nomor lawas milik God Bless sebagai bentuk penghormatan, di antaranya Semut Hitam, Pemburu Ilusi, Bis Kota, dan Huma di Atas Bukit. Malam itu, hawa dingin yang merasuk setelah Jakarta diguyur hujan seketika memanas. Raungan distorsi membahana.
Namun, ada pula musisi yang membawakan lagunya sendiri. Oddie Agam contohnya. Ia membawakan lagu Antara Anyer dan Jakarta. Meski bukan musik rock para penonton sangat antusias. Apalagi saat lirik lagu terakhis diganti dengan bait berbeda, "antara kita dan Donny Fattah." Penonton bertepuk tangan.
Sebelumnya, Iwan Fals juga unjuk kebolehan di atas panggung. Ia menyanyikan lagu berjudul 'Lekas Sembuh'. Lagu itu memang sengaja dinyanyikannya sebagai harapan supaya Donny lekas sembuh dari penyakitnya. Iwan memang punya kedekatan emosional dengan Donny. "Saya kalau di deket dia merasa tenang. Karena dia orangnya tenang," ucap Iwan.
Acara itu dipandu oleh bekas penyiar radio kondang Sys NS. Pun disiarkan secara langsung di TV ONE melalui tayangan bertajuk Radio Show hingga pukul 02.30 WIB. Menurut Sys, meskipun Donny Fattah terbaring sakit, ternyata tetap membawa hikmah, dengan berkumpulnya musisi Indonesia lintas generasi.
Malam itu, dana untuk pengobatan Donny Fattah kemudian terkumpul duit sekitar Rp 125 juta. Hal itu diungkapkan oleh Andre Sumual, salah satu panitia acara itu.
Momo Geisha sangat mengharapkan Donny Fattah lekas sembuh. Sebagai junior, ia dan teman-temannya ingin kembali melihat Donny kembali naik panggung bersama Godbless. "Lekas sembuh om Donny. mudah-mudahan dengan support dari kita, om Donny punya semangat untuk sembuh, dan eksis lagi. Om donny harus kuat dan sehat," seru Momo.

Minggu, 05 Februari 2012

Rian d'Masiv Bangga jadi Orang Indonesia



Kesibukan menjadi bagian dari band yang tengah naik daun ternyata tak membuat Rian dan para personil D'Masiv lupa meluangkan waktu senggangnya, berwisata di setiap kota yang mereka singgahi.

"Setiap kali kami ke luar kota, selalu tertarik mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Kalau memang ada waktu, kami selalu sempatkan berwisata ke tempat-tempat seperti itu," kata Rian Ekky Pradipta, vokalis D'Masiv disela-sela mengisi acara Jababeka International Cultural Festival, beberapa waktu lalu.

Pengalaman melakukan tur luar kota memberikan kesempatan Rian melihat sekaligus menikmati langsung keindahan alam dan berbagai destinasi wisata di Indonesia. 

"Kita bersyukur jadi orang Indonesia, karena Indonesia itu tenyata begitu kaya. D'Masiv belum lama ini ke wilayah Timur Indonesia, kami main di Fakfak Papua Barat. Di sana, kami disuguhi laut hijau yang begitu bersih. Saya yakin, masih banyak daerah lain di Indonesia dengan pemandarigan yang indah seperti itu," ujar Rian.

Menurutnya, Keindahan alam yang dimiliki Indonesia merupakan modal besar bagi pengembangan pariwisata. "Obyek wisata di Indonesia sangat memenuhi syarat menjadi destinasi bertaraf internasional," kata dia, yang sangat bangga menjadi orang Indonesia.

"Kita harus memberitahukan kepada orang lain tentang keindahan dan kekayaan yang kita miliki ini," ujarnya.

Industri pariwisata pun harus tetap menjaga kondisi alam dan memperhatikan kebersihan lingkungan. Kebersihan lingkungan tempat wisata adalah harga mutlak, menurut Rian, karena akan memberikan kenyamanan untuk setiap pengunjungnya.

d'Masiv Mandi Lumpur Bareng Kerbau

Liputan6.com, Sumbawa: Band D'Masiv belum lama ini menggelar konser sekaligus jalan-jalan seru di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Menurut vokalis D'Masiv Ryan, kepergian mereka ke Sumbawa adalah kali pertama.


"Ini pertama kalinya kita ke Sumbawa, ada keyboardis kita yang aseli Sumbawa, jadi kita mengunjungi tanah kelahirannya," ujar Ryan di tayangan Status Selebritis di SCTV, Sabtu (28/1).
  


Selama di Sumbawa, Ryan menikmati pengalaman seru, salah satunya adalah ikut bermain di permainan tradisional karapan kerbau. Tak hanya Ryan, seluruh personel D'Masiv lainnya juga menjajal permainan tersebut. Tak sedikit dari mereka yang terjatuh dari pijakan yang ditarik dua ekor kerbau dan tercebur lumpur hingga baju dan tubuh kotor semua.


Setelah itu, Ryan cs menuju sebuah sumur tanah yang mengeluarkan mata air asli untuk membersihkan badannya. "Ini airnya asli natural, sama seperti lagu D'Masiv di album ketiga nanti judulnya Natural," ucap Ryan sembari promosi.


Usai berkubang di lumpur bersama kerbau, kelima personel D'Masiv kemudian menuju lokasi acara untuk tampil menghibur ribuan penggemarnya di sana

Album Menjadi Kebanggaan Musisi

Membuat album masih jadi mahkota  bagi para musisi. Memiliki album  merupakan upaya peningkatan  kualitas teknik para musisi sekaligus  tanda kebanggaan. 


Pada tahun naga air ini,  industri musik Tanah  Air akan semakin  baik dan bertumbuh.  Hal ini ditandai  dengan semakin  marak  dan menggeliatnya  industri  musik Indonesia  dengan  semakin menjamurnya  artis  papan atas yang  mengadakan  konser di Indonesia.  Selain itu, semakin  banyak lahir  band-band baru.  Tak lupa, tahun ini  ada band atau musisi  yang menelurkan album  baru.  Salah satu band  atau musisi yang akan  meluncurkan album  tahun ini adalah  D’Masiv.

Grup musik  dengan personel,  Rian Ekky  Pradipta (vokal),  Dwiki Aditya Marsall  (gitar), Nurul  Damar Ramadan  (gitar),Rayyi  Kurniawan Iskandar  Dinata  (bass), dan  Wahyu Piadji  (drum) ini  rencananya  akan meluncurkan  album  ketiga pada 1 atau 3 Maret  ini dengan single yang berjudul  Natural. Album yang berisi 12  lagu itu mayoritas merupakan  lagu ciptaan sang vokalis,Ryan.  Ditanya mengenai masih  prospektifkah peluncuran album  bagi sebuah band, Ryan  mengatakan,semua musisi pasti  ingin memiliki album.“Kalau  kita sudah punya album, itu kaya  kita sudah punya ijazah.

Apabila  orang sudah dengar satu  single misalnya di radio, orang  pasti akan beli albumnya.Ternyata  pas beli albumnya, mereka  juga suka lagu yang lainnya  juga,”ujar Ryan.  Senada dengan D’masiv, penyanyi  yang baru saja menyabet  gelar penyanyi solo pria pilihan  pemirsa Dahsyat,Sammy Simorangkir  mengatakan, album tetap  merupakan kepuasan musisi  atau seniman.  “Pasti, kalau tidak menghasilkan  suatu album,itu bukan  seniman namanya. Album itu  kan kepuasan tersendiri, dan  saat ini RBT lagi restart semua  dari nol sehingga album itu bagi  seorang musisi masih prospektif  pastinya.

Dengan demikian,  musisi akan tetap berkarya  dan membuktikan kepada  masyarakat bahwa musisi bisa  bangkit dari keterpurukan masa  lalunya yang cukup kelam,”  ujar dia. Menurut Sammy, hal  itu memberikan banyak pelajaran  penting dalam hidup.  Sementara bagi Rayendie  Rohy Pono,mantan vokalis Pasto  yang saat ini akan melakoni  solo karier, jika bicara mengenai  kepuasan dan eksistensi  jangka panjang, album selalu  jadi pilihan utama.“Keberadaan  album seharusnya di atas teknik  penjualan apa pun, mau  RBT kah,mau downloadlegal lagu  kah.Peran album masih lebih  penting.

Memang subjektif, tapi  saya yakin musisi Indonesia  lainnya juga begitu,“ imbuhnya.  Dia menambahkan, setiap  album yang diproduksi merupakan  proses kenaikan kelas.“Ketika  musisi sudah mengerjakan  A dan orang sudah tahu,ini saatnya  bikin yang baru dan tantangannya  adalah tetap bisa  berjualan lagu apa tidak,” kata  dia.  Pengamat musik Bens Leo  punya teori menarik soal dibuat  atautidaknya albummusikuntuk  grup musik. Menurut dia, dukungan  penggemar yang besar  dan komunitas yang kuat akan  sangat membantu grup musik  memiliki album.

Dukungan penggemar dan  komunitas yang kuat juga sangat  menguntungkan grup musik dalam  menghadapi kondisi musik  Tanah Air yang sangat dinamis.  “Inilah saatnya membangun  kembali kemurnian industri  musik layaknya tahun 85 dan 90-  an,”ujar dia. 

d'Masiv Siapkan Lagu Bertema Sosial

TEMPO.COJakarta - Grup band d'Masiv berencana meluncurkan album ketiganya Februari mendatang. Band yang digawangi Rian Ekky Pradipta (vokal), Dwiki Aditya Marsall (gitar), Nurul Damar Ramadan (gitar), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bas), dan Wahyu Piadji (drum) itu tetap mengusung aransemenmellow dan lirik yang mudah diingat di albumnya kelak. 
foto
"Lagu tetap ciri khas d'Masiv. Lirik keseharian, tentang cinta ada. Tapi temanya lebih luas, lebih ke kehidupan sehari-hari, sosial. Musik lebih dewasa dan universal," kata Ryan saat ditemui di Studio RCTI, Jakarta, Selasa, 10 Januari 2012.


Ryan cs punya alasan sendiri mengeluarkan album ketimbang single. Menurut Ryan, album lebih bisa membuat mereka puas. "Album itu ibarat ijazahnya musisi. Kepuasannya beda daripada single doang," ujarnya. 


Untuk urusan syair lagu, personel lainnya masih mempercayakan Ryan untuk membuatnya. Karena itu, di setiap kesempatan, vokalis bersuara khas itu selalu meluangkan waktu mengarang lagu. "Aku ke mana-mana bawa gitar. Kalo lagi tur, selalu datang inspirasi bikin lagu," ujarnya.


Sementara itu, di tengah persaingan industri musik Tanah Air yang tengah didominasi aliran musik K-pop dalam bentuk boys band dan girls band, justru membuat d'Masiv merasa haus untuk berkarya. "Fenomena boys band di Indonesia itu penyemangat. Yang penting kita bikin karya terus," ujar Ryan.

Sabtu, 22 Oktober 2011

12 Foto Unik ( tanpa Edit )


Untuk mendapatkan foto yang keren dan bagus serta unik biasanya orang-orang mengedit foto yang telah ada, tapi terkadang hasil editan tadi membuat foto menjadi terlihat tidak natural lagi. biasanya trik edit foto tersebut menggunkan photo shop yang terkenal untuk membuat dan mengedit foto. tapi coba lihatlah 12 foto di bawah ini, foto di bawah ini keren dan natural, karena ini tidak di edit sedikitpun oleh pihak manapun. foto ini di ambil secara kebetulan, mungkin dari 10000 foto cuma ada 1 yang seperti ini. perlu di acungi jempol bagi yang memoto foto ini. silahkan lihat fotonya di bawah ini:
12-foto-kreatif-tanpa-manipulasi-komputer112-foto-kreatif-tanpa-manipulasi-komputer2

Kutub Utara pada Tahun 2012


Baru-baru ini sebuah fenomena alam kembali menunjukkan betapa seriusnya kondisi ini. Pada tanggal 6 Maret 2008, sebuah bongkahan es seluas 414 kilometer persegi (hampir 1,5 kali luas kota Surabaya) di Antartika runtuh.


Menurut peneliti, bongkahan es berbentuk lempengan yang sangat besar itu mengambang permanen di sekitar 1.609 kilometer selatan Amerika Selatan, barat daya Semenanjung Antartika. Padahal, diyakini bongkahan es itu berada di sana sejak 1.500 tahun lalu. “Ini akibat pemanasan global,” ujar ketua peneliti NSIDC Ted Scambos. Menurutnya, lempengan es yang disebut Wilkins Ice Shelf itu sangat jarang runtuh.


Sekarang, setelah adanya perpecahan itu, bongkahan es yang tersisa tinggal 1.950 kilometer persegi, ditambah 5,6 kilometer potongan es yang berdekatan dan menghubungkan dua pulau. “Sedikit lagi, bongkahan es terakhir ini bisa turut amblas. Dan, separo total area es bakal hilang dalam beberapa tahun mendatang,” ujar Scambos.


“Beberapa kejadian akhir-akhir ini merupakan titik yang memicu dalam perubahan sistem,” ujar Sarah Das, peneliti dari Institut Kelautan Wood Hole. Perubahan di Antartika sangat kompleks dan lebih terisolasi dari seluruh bagian dunia.


Antartika di Kutub Selatan adalah daratan benua dengan wilayah pegunungan dan danau berselimut es yang dikelilingi lautan. Benua ini jauh lebih dingin daripada Artik, sehingga lapisan es di sana sangat jarang meleleh, bahkan ada lapisan yang tidak pernah mencair dalam sejarah. Temperatur rata-ratanya minus 49 derajat Celsius, tapi pernah mencapai hampir minus 90 derajat celsius pada Juli 1983. Tak heran jika fenomena mencairnya es di benua yang mengandung hampir 90 persen es di seluruh dunia itu mendapat perhatian serius peneliti.


Sumber : http://info-astronomi.blogspot.com/


Daftar Nama para Penemu dari Indonesia


Mungkin banyak diantara anda yang mengetahui para penemu dari luar negri, tapi saya yakin masih banyak di antara anda yang belum tahu para penemu dari bangsa kita sendiri, untuk itu mari kita simak nama-nama penemu dari indonesia berikut hasil penemuannya :


1. Abdul Jamil Ridho & Niti Soedigdo - Penemu Varietas Unggul Singkong Raksasa
2. Adi Rahman Adiwoso - Penemu Teknologi Baru dalam Telepon Bergerak Berbasis Satelit
3. Alexander Kawilarang - Penemu Kapal Ikan Bersirip
4. Andrias Wiji Setio Pamuji - Penemu Reaktor Biogas
5. Arief Mulyana Djumra - Penemu Pemacu Produktifitas dan Kualitas Udang dan Ikan
6. Aryadi Suwono & Tim Peneliti ITB - Penemu Bahan Pendingin Baru yang Lebih Hemat Energi
7. Ayub S. Parnata - Penemu Bakteri Kompos Organik
8. Bacharuddin Jusuf Habibie - Penemu Teori, Faktor dan Metode Habibie (Teknologi Pesawat Terbang)
9. Budi Noviantoro - Penemu Klip Penambat Bantalan Kereta Api dengan Dua Gigi
10. Dani Hilman Natawijaya - Penemu Indikator Alam (Terumbu Karang) terhadap Siklus Gempa
11. Djuanda Suraatmadja - Penemu Beton Polimer yang Ramah Lingkungan
12. Eddyman, Intan Elfarini & Kanaka Sundhoro - Penemu Obat Antinyamuk Alami dan Murah
13. Evvy Kartini - Penemu Penghantar Listrik Berbahan Gelas
14. Fuad Affandi - Penemu Pupuk Alami dari Air Liur
15. Herman Johannes - Penemu Tungku Berbahan Bakar Briket Arang Kayu dan Dedaunan
16. I Gede Ngurah Wididana - Penemu Formula Minyak Oles Bokhasi
17. I Made Budi - Penemu Formula Sari Buah Merah untuk Pengobatan
18. Lalu Selamat Martadinata - Penemu Alat Pemanggil Ikan
19. M. Djoko Srihono - Penemu Penjernih Air Limbah
20. Maruni Wiwin Diarti - Penemu Senyawa Antimikroba dari Rumput Laut
21. Minto - Penemu Kompor dan Pengering Hasil Tani dengan Tenaga Matahari
22. Mumu Sutisna - Penemu Hormon Penyubur Anakan Padi
23. Mulyoto Pangestu - Penemu Teknik Ekonomis Pembekuan Sperma
24. Neny Nurainy - Penemu Varian Virus Hepatitis B Indonesia
25. Puji Slamet Arif - Penemu Motor Listrik Hemat Energi
26. Rahmiana Zein - Penemu Teknik Pemisahan Cairan dalam Kecepatan Tinggi
27. Randall Hartolaksono - Penemu Formula Kimia Pemadam Api Ramah Lingkungan
28. Rizal & Juffri Sahroni - Penemu Penghemat Bahan Bakar Diesel
29. Robert Manurung - Penemu Minyak Jarak Murni
30. Saverinus Nurak - Penemu Mesin Pompa Tangan Berkekuatan Tinggi
31. Sutjipto & Ryantori - Penemu Konstruksi Fondasi Sarang Laba-laba
32. Sutrisno - Penemu Alat Perangkap Lalat Buah
33. Sedijatmo - Penemu Konstruksi Fondasi Cakar Ayam
34. Septinus George Saa - Penemu Rumus Penghitung antara Dua Titik Rangkaian Resistor
35. Sofin Hadi - Penemu Metode Cincin untuk Sunat Tanpa Luka
36. Sri Wuryani, Mustadjab, Euis M. Nirmala, Siwi Hardiastuti - Penemu Pengawet Aroma dalam Hampa
37. Tjokorda Raka Sukawati - Penemu Landasan Putar Bebas Hambatan Sosrobahu
38. Warsimin Adiwarsito - Penemu Marmer Buatan
39. Widowati Siswomihardjo - Penemu Bahan Baru untuk Gigi Palsu yang Lebih Aman dan Murah
40. Windu Hernowo - Penemu Penghemat Bahan Bakar Mesin
41. Yanto Lunardi Iskandar - Anggota Tim Penemu HIV & Metode Peningkatan Hematopoiesis
42. Yudi Utomo Imardjoko - Penemu Kontainer Limbah Nuklir
43. Zahlul Badaruddin - Penemu Zahlul Integrated Unit (Desain Sistem Efisien untuk Produksi Obat/Kimia)

Jumat, 21 Oktober 2011

d'Masiv Siap Mengguncang Malaysia


DERETAN grup band Indonesia yang berkiprah di luar negeri kian panjang. Kali ini giliran D'Masiv yang akan manggung di Malaysia. Kedatangan bad asal Jakarta itu ke Negeri Jiran bukan kali pertama. Mereka pernah tampil beberapa bulan lalu dan untuk kesekian kalinya pada Oktober mendatang. Ryan dan kawan-kawan akan mengguncang negara beribu kota Kuala Lumpur itu.

"Kita akan kembali manggung di Malaysia. Pertunjukan itu paling kami tunggu karena tiap D Masiv tampil penonton disana selalu menyambut hangat," ujar Ryan sebelum tampil di Lapangan Tegallega Bandung, belum lama ini.

Diceritakan, penonton Malaysia selalu objektif dalam menilai band. Jika band Malaysia yang main dan jelek mereka kurang merespon. "Penonton justru lebih banyak yang duduk. Pas kita main mereka langsung berdiri, dan respon masyarakat Malaysia ke kita bagus banget," ungkap Ryan.

Ia melanjutkan, ketertarikan masyarakat Malaysia menonton konser D'Masiv seperti saat tampil di depan publik Korea Selatan. Negeri Ginseng itu terkenal menghasilkan band-band dengan ciri lagu yang melow. "Seperti di Korea, lagu D'Masiv pas banget, dan mereka suka. Di Korea memang banyak lagu pop melankolis yang menyayat," ungkap vokalis yang menelurkan single terbaru berjudul Damai dengan melibatkan gitaris Man Kidal, musisi legendaris asal Malaysia yang pernah bergabung di Search.

D'masiv kerap konser di luar negeri, beberapa negara pernah mereka kunjungi seperti Brunei Darussalam, Thailand, Singapura, Hongkong, Korea, dan Malaysia. Pada akhir September ini mereka akan terbang ke Melbourne, Australia.

Padatnya jadwal manggung hingga menuai prestasi di dunia musik rupanya belum membuat puas grup band D'Masiv sebelum berkolaborasi dengan komposer Erwin Gutawa. "Kita ingin kolaborasi dengan Mas Erwin karena kemampuan bermusiknya cukup unik. Kita tahu mereka punya taste yang cukup bagus terutama orkestranya, ya mudah-mudahan di album ketiga nanti ada kolaborasi dengan Mas Erwin," harap Ryan

Sebelumnya, D'Masiv sudah pernah berkolaborasi dengan Erwin dan merasa nyaman bermain musik.

"Sama Erwin Gutawa kita sudah beberapa kali kolaborasi juga dengan Andi Rianto. Musiknya beda banget dan megah, didengerin juga beda banget, mudah-mudahan terwujud di album ketiga," harapnya. (mza/”GM”)**

d'Masiv Serukan Perdamaian Lewat Single Terbaru

d Masiv Serukan Perdamaian Lewat Single Terbaru
Kapanlagi.com - Selain memperkenalkan single Beri Kami Yang Terbaikd'Masiv juga akan mengeluarkan single Damai untuk pemanas sekaligus perkenalan di album ketiganya.
Mengenai single Damai ini, d'Masiv menuturkan jika lagu ini tercipta dari kejadian kerusuhan yang menimpa di Indonesia. Dia ingin menyampaikan pesan perdamaian kepada seluruh orang.
"Karena kemarin momennya di Indonesia lagi rusuh, ada bom dimana-mana, jadi kita tergerak buat lagu Damai. Mudah-mudahan bisa mendamaikan orang-orang yang dengerin," paparnya.
Ide ini sendiri terlintas saat mereka melihat tayangan di televisi yang akhirnya mengalir dalam bentuk sebuah karya.
"Itu ngalir aja sih karena kita lihat di tv. Sebenarnya nggak sengaja juga bikin lagu itu," ujarnya saat dijumpai di Dahsyat RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (12/10). (kpl/adt/faj)

POST

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...