Welcome

Search

Minggu, 05 Februari 2012

Album Menjadi Kebanggaan Musisi

Membuat album masih jadi mahkota  bagi para musisi. Memiliki album  merupakan upaya peningkatan  kualitas teknik para musisi sekaligus  tanda kebanggaan. 


Pada tahun naga air ini,  industri musik Tanah  Air akan semakin  baik dan bertumbuh.  Hal ini ditandai  dengan semakin  marak  dan menggeliatnya  industri  musik Indonesia  dengan  semakin menjamurnya  artis  papan atas yang  mengadakan  konser di Indonesia.  Selain itu, semakin  banyak lahir  band-band baru.  Tak lupa, tahun ini  ada band atau musisi  yang menelurkan album  baru.  Salah satu band  atau musisi yang akan  meluncurkan album  tahun ini adalah  D’Masiv.

Grup musik  dengan personel,  Rian Ekky  Pradipta (vokal),  Dwiki Aditya Marsall  (gitar), Nurul  Damar Ramadan  (gitar),Rayyi  Kurniawan Iskandar  Dinata  (bass), dan  Wahyu Piadji  (drum) ini  rencananya  akan meluncurkan  album  ketiga pada 1 atau 3 Maret  ini dengan single yang berjudul  Natural. Album yang berisi 12  lagu itu mayoritas merupakan  lagu ciptaan sang vokalis,Ryan.  Ditanya mengenai masih  prospektifkah peluncuran album  bagi sebuah band, Ryan  mengatakan,semua musisi pasti  ingin memiliki album.“Kalau  kita sudah punya album, itu kaya  kita sudah punya ijazah.

Apabila  orang sudah dengar satu  single misalnya di radio, orang  pasti akan beli albumnya.Ternyata  pas beli albumnya, mereka  juga suka lagu yang lainnya  juga,”ujar Ryan.  Senada dengan D’masiv, penyanyi  yang baru saja menyabet  gelar penyanyi solo pria pilihan  pemirsa Dahsyat,Sammy Simorangkir  mengatakan, album tetap  merupakan kepuasan musisi  atau seniman.  “Pasti, kalau tidak menghasilkan  suatu album,itu bukan  seniman namanya. Album itu  kan kepuasan tersendiri, dan  saat ini RBT lagi restart semua  dari nol sehingga album itu bagi  seorang musisi masih prospektif  pastinya.

Dengan demikian,  musisi akan tetap berkarya  dan membuktikan kepada  masyarakat bahwa musisi bisa  bangkit dari keterpurukan masa  lalunya yang cukup kelam,”  ujar dia. Menurut Sammy, hal  itu memberikan banyak pelajaran  penting dalam hidup.  Sementara bagi Rayendie  Rohy Pono,mantan vokalis Pasto  yang saat ini akan melakoni  solo karier, jika bicara mengenai  kepuasan dan eksistensi  jangka panjang, album selalu  jadi pilihan utama.“Keberadaan  album seharusnya di atas teknik  penjualan apa pun, mau  RBT kah,mau downloadlegal lagu  kah.Peran album masih lebih  penting.

Memang subjektif, tapi  saya yakin musisi Indonesia  lainnya juga begitu,“ imbuhnya.  Dia menambahkan, setiap  album yang diproduksi merupakan  proses kenaikan kelas.“Ketika  musisi sudah mengerjakan  A dan orang sudah tahu,ini saatnya  bikin yang baru dan tantangannya  adalah tetap bisa  berjualan lagu apa tidak,” kata  dia.  Pengamat musik Bens Leo  punya teori menarik soal dibuat  atautidaknya albummusikuntuk  grup musik. Menurut dia, dukungan  penggemar yang besar  dan komunitas yang kuat akan  sangat membantu grup musik  memiliki album.

Dukungan penggemar dan  komunitas yang kuat juga sangat  menguntungkan grup musik dalam  menghadapi kondisi musik  Tanah Air yang sangat dinamis.  “Inilah saatnya membangun  kembali kemurnian industri  musik layaknya tahun 85 dan 90-  an,”ujar dia. 

POST

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...