TEMPO.CO, Jakarta - Grup band d'Masiv berencana meluncurkan album ketiganya Februari mendatang. Band yang digawangi Rian Ekky Pradipta (vokal), Dwiki Aditya Marsall (gitar), Nurul Damar Ramadan (gitar), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bas), dan Wahyu Piadji (drum) itu tetap mengusung aransemenmellow dan lirik yang mudah diingat di albumnya kelak.

"Lagu tetap ciri khas d'Masiv. Lirik keseharian, tentang cinta ada. Tapi temanya lebih luas, lebih ke kehidupan sehari-hari, sosial. Musik lebih dewasa dan universal," kata Ryan saat ditemui di Studio RCTI, Jakarta, Selasa, 10 Januari 2012.
Ryan cs punya alasan sendiri mengeluarkan album ketimbang single. Menurut Ryan, album lebih bisa membuat mereka puas. "Album itu ibarat ijazahnya musisi. Kepuasannya beda daripada single doang," ujarnya.
Untuk urusan syair lagu, personel lainnya masih mempercayakan Ryan untuk membuatnya. Karena itu, di setiap kesempatan, vokalis bersuara khas itu selalu meluangkan waktu mengarang lagu. "Aku ke mana-mana bawa gitar. Kalo lagi tur, selalu datang inspirasi bikin lagu," ujarnya.
Sementara itu, di tengah persaingan industri musik Tanah Air yang tengah didominasi aliran musik K-pop dalam bentuk boys band dan girls band, justru membuat d'Masiv merasa haus untuk berkarya. "Fenomena boys band di Indonesia itu penyemangat. Yang penting kita bikin karya terus," ujar Ryan.
"Lagu tetap ciri khas d'Masiv. Lirik keseharian, tentang cinta ada. Tapi temanya lebih luas, lebih ke kehidupan sehari-hari, sosial. Musik lebih dewasa dan universal," kata Ryan saat ditemui di Studio RCTI, Jakarta, Selasa, 10 Januari 2012.
Ryan cs punya alasan sendiri mengeluarkan album ketimbang single. Menurut Ryan, album lebih bisa membuat mereka puas. "Album itu ibarat ijazahnya musisi. Kepuasannya beda daripada single doang," ujarnya.
Untuk urusan syair lagu, personel lainnya masih mempercayakan Ryan untuk membuatnya. Karena itu, di setiap kesempatan, vokalis bersuara khas itu selalu meluangkan waktu mengarang lagu. "Aku ke mana-mana bawa gitar. Kalo lagi tur, selalu datang inspirasi bikin lagu," ujarnya.
Sementara itu, di tengah persaingan industri musik Tanah Air yang tengah didominasi aliran musik K-pop dalam bentuk boys band dan girls band, justru membuat d'Masiv merasa haus untuk berkarya. "Fenomena boys band di Indonesia itu penyemangat. Yang penting kita bikin karya terus," ujar Ryan.